
KURSUS ini diadakan sejak 2004. Ia dirancang buat aktivis, blogger, wartawan, aktivis maupun profesional lain, yang ingin belajar jurnalisme –lakukan wawancara, riset dan verifikasi—agar bisa menulis liputan dalam bentuk narasi. Ia juga berguna untuk mereka yang rencana menulis panjang. Khusus untuk periode ini, kursus akan dilaksanakan secara hybrid, online dengan pengajar dari Jakarta, dan offline di Pontianak, Kalimantan Barat.
Kursus ini terdiri dari 10 sesi, empat sesi online dan enam sesi offline. Kursus ditekankan pada diskusi dalam kelas dan latihan. Pekerjaan rumah termasuk mencari dan menajamkan riset, latihan wawancara, liputan di lapangan, serta bikin deskripsi, feature, maupun profil. Tugas akhir kursus ini adalah sebuah naskah panjang.
Peserta maksimal 10 orang. Calon peserta diharapkan mendaftar melalui tautan ini sebelum 22 November 2025.
Syarat peserta:
- Jurnalis, aktivis, pers mahasiswa maupun masyarakat minoritas yang pernah menulis panjang, riset atau liputan mendalam
- Prioritas berdomisili di Pontianak dan tersedia kuota terbatas untuk luar Pontianak.
- Komitmen mengikuti kelas secara aktif dan hadir secara penuh pada kelas online dan offline
- Memiliki ide liputan
- Memiliki media atau platform untuk menerbitkan hasil liputan
Instruktur
Wan Ulfa Nur Zuhra – Wan Ulfa Nur Zuhra akan mengajar secara online dari Jakarta. Wan Ulfa Nur Zuhra adalah pendiri Indonesian Data Journalism Network (IDJN) dan bekerja sebagai jurnalis serta pengajar jurnalisme data di Indonesia, memperoleh beasiswa Chevening untuk menempuh MA Jurnalisme Data di Birmingham City University pada 2018. Dalam kariernya, salah satu karya investigatifnya mengenai kekerasan seksual di kampus—yang diterbitkan di Tirto pada 2019—memenangkan SOPA Award 2020 dan Tasrif Award 2020 untuk jurnalisme data.
Fahri Salam – Fahri Salam adalah Pemimpin Redaksi di Project Multatuli, sebuah media yang berfokus pada jurnalisme publik mendalam. Sebelumnya, ia juga terlibat sebagai editor di Tirto.id dan menjadi bagian penting dari kolaborasi liputan #NamaBaikKampus yang kemudian meraih penghargaan SOPA Award 2020 dan Tasrif Award 2020 dari Aliansi Jurnalis Independen untuk liputan tersebut.
Waktu dan Lokasi
Sesi 1, Sabtu, 10 Januari 2026 (online)
Pukul 13.00-15.00 WIB
Perkenalan dan pembicaraan silabus
Diskusi membahas “Sepuluh Elemen Jurnalisme” dari Bill Kovach dan Tom Rosenstiel serta membandingkannya dengan praktik jurnalisme di Jakarta a.l. byline, firewall, advertorial. Bagaimana internet mengubah cara orang mendapatkan informasi? Bagaimana menghadapi tsunami informasi? Apakah jurnalisme akan mati dengan munculnya “citizen reporter”? Apa peranan jurnalisme masa mendatang?
Bacaan: “Sembilan Elemen Jurnalisme” dan “Blur” karya Bill Kovach dan Tom Rosenstiel
Sesi 2, Minggu, 11 Januari 2026 (online)
Pukul 09.00-11.00 WIB
Struktur tulisan dan deskripsi
Deskripsi adalah trik penting dalam penulisan. Ia akan membuat argumentasi jadi menarik. Kelas akan diskusi soal deskripsi dengan menggunakan contoh dalam buku Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat, serta contoh lain dari laporan-laporan terbaru. Membahas tugas peserta.
Bacaan: Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat
Tugas: Bayangkan kamu punya asisten digital yang sangat cerdas dan bisa kamu perintah.
Tuliskan:
Tiga hal apa yang paling ingin kamu minta bantuannya dalam pekerjaan menulis atau riset?
Mengapa hal itu penting buatmu?
Apa risiko atau kekhawatiran yang mungkin muncul?
Sesi 3, Sabtu, 17 Januari 2026 (online)
Pukul 13.00-15.00 WIB
Riset dengan Artificial Intelligence (AI)
Bagaimana menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu riset jurnalistik: menemukan data, memverifikasi fakta, memetakan isu, dan menghindari misinformasi. Diskusi juga tentang batas etika penggunaan AI.
Bahan bacaan:
Kebijakan penggunaan AI oleh International Center for Journalists (ICFJ)
Artikel “Tracking disinformation? These AI tools can help.” (IJNet)
Panduan penggunaan AI dalam jurnalistik (Dewan Pers)
Tugas: Di akhir kelas nanti, kamu akan diminta menulis feature 800 kata. Buatlah outline dari tulisan itu.
Sesi 4, Minggu, 18 Januari 2026 (online)
Pukul 09.00-11.00 WIB
Outline
Dalam menulis, outline seperti alat navigasi. Ia membantu mempertajam tulisan. Ia juga seperti catatan belanjaan, agar kamu tak kebingungan harus membeli apa saja di pasar. Apa saja yang harus ada dalam sebuah outline?
Tugas: Revisi outline berdasarkan teori dan diskusi di kelas hari ini.
Selasa, 27 Januari 2026
Sesi 5, pukul 10.00-12.00 WIB
Perkenalan kembali, menggali latar belakang masing-masing peserta. Kenapa menulis? Apa pentingnya menulis? Apa tujuan kita menulis? Bahas tugas outline.
Bacaan: Opini Evi Mariani: Main Kata di Isu Wadas: Bagaimana ‘Harmoni’, ‘Persaudaraan’, ‘Berpikir Positif’ Jadi Alat Pembungkaman
Tugas: Buatlah ide tulisan opini, kalau bisa dari pengalaman terdekat kalian, pecah gagasan itu ke dalam uraian sistematis: tema utamanya apa, fokus tulisannya apa, apa saja data-data penguat, dan kenapa ide ini penting atau menarik buat pembaca?
Sesi 6, pukul 13.00-15.00 WIB
Penokohan dan sudut pandang
Kita akan belajar dari reportase berjudul “Bak Diikat Tali Sehasta” karya Viriya Singgih: dia menulis pekerjaan kurir dengan menjadi kurir. Perhatikan panjang-pendek kalimat, cara dia memainkan narasi, umpatan dan humor gelap yang dia sisipkan, dll. Peserta bergiliran membaca reportase sepanjang 11.000 kata tersebut.
Bacaan: Bak Diikat Tali Sehasta karya Viriya Singgih
Tugas: Buatlah deskripsi singkat sepanjang maksimal 250 kata, tema bebas, bisa dari reportase lama kalian dengan dipoles ulang, bisa merekam situasi/suasana sekarang, gunakan pancaindera kalian, gunakan kalimat efektif dan kalimat aktif. Tugas dibahas di sesi berikutnya.
Rabu, 28 Januari 2026
Sesi 7, pukul 10.00-12.00 WIB
Alur tulisan
Pendekatan theme and time dalam tulisan, atau gabungan keduanya, dengan mempelajari dua karya reportase. Peserta baca kedua artikel on silent reading, lalu diskusikan bersama bacaan tsb.
Bacaan: ‘Panasnya Pontianak, Panasnya Politik’ by Andreas Harsono; ‘Mereka Melawan Balik’ by Permata Adinda
Sesi 8, pukul 13.00-15.00 WIB
Wawancara
Latihan wawancara, gunakan pertanyaan terbuka, paham etika, buat narasumber senyaman mungkin, para peserta memilih pasangan wawancaranya, lalu bergantian, peserta lain mencatat kelebihan dan kekurangan proses wawancara tsb.
Bacaan: Panduan Wawancara oleh IJNET
Tugas: Bikin feature maksimal 800 kata, gunakan deskripsi, kutipan, konteks/background, pakai karakter sebagai mesin ceritamu, tema bebas, bisa juga dari bahan lama reportase kamu dengan ditulis ulang. Tugas feature dibacakan di sesi berikutnya.
Kamis, 29 Januari 2026
Sesi 9, pukul 10.00-12.00 WIB
Bahas tugas deskripsi. Peserta membacakan tugas deskripsi peserta lain, dibagi secara acak, peserta lain menyimak dan kasih catatan atau evaluasi.
Sesi 10, pukul 13.00-15.00 WIB
Bahas tugas feature, peserta membacakan tugas feature, peserta lain menyimak dan evaluasi.







