KURSUS ini diadakan sejak 2004. Ia dirancang buat aktivis, blogger, wartawan, aktivis maupun profesional lain, yang ingin belajar jurnalisme –lakukan wawancara, riset dan verifikasi—agar bisa menulis feature atau komentar. Ia juga berguna untuk mereka yang rencana menulis panjang.

Kursus ini terdiri dari 7 sesi, setiap Rabu pukul 19.00-21.00, pada 8 Mei – 12 Juni 2024 secara offline di Jakarta dan online dari London. Acara mingguan dibuat agar peserta punya waktu mengendapkan materi belajar, membaca, dan mengerjakan pekerjaan rumah disela kesibukan kerja. Kursus ditekankan pada diskusi dalam kelas dan latihan.

Pekerjaan rumah termasuk mencari dan menajamkan riset, latihan wawancara, liputan di lapangan, serta bikin deskripsi, feature, maupun profil. Tugas akhir kursus ini adalah sebuah naskah panjang.

Peserta maksimal 15 orang. Calon peserta diharapkan mendaftar di link  https://bit.ly/daftarnarasiXXVI sebelum 23 April 2023. Biaya pendaftaran Rp 3.5 juta. Ada kuota beasiswa dengan jumlah terbatas dengan menghubungi kontak person atau email kursus.yayasanpantau@gmail.com.

Syarat beasiswa:

1. Jurnalis, aktivis, pers mahasiswa maupun masyarakat dengan berkeyakinan atau memiliki orientasi seksual tertentu yang ingin menulis terkait isu hak asasi manusia di Indonesia

2. Memiliki pengalaman menulis

3. Komitmen mengikuti kelas secara aktif dan hadir secara penuh

4. Komitmen menulis satu tulisan setelah kursus selesai

5. Kami tidak menanggung akomodasi peserta beasiswa selama mengikuti kursus.

Instruktur

Wan Ulfa Nur Zuhra akan mengajar secara online dari London dan lebih fokus pada pekerjaan rumah, Direktur Eksekutif Indonesian Data Journalism Network, ketika bekerja buat Tirto menjadi reporter dan manajer rekanan buat liputan kolaborasi. Pada 2020, dapat penghargaan SOPA Awards for Excellence in Public Service Journalism.

Andreas Harsono akan mengajar secara offline di Jakarta, bekerja buat Human Rights Watch, anggota International Consortium of Investigative Journalists, mendapatkan Nieman Fellowship di Universitas Harvard, menyunting antologi Jurnalisme Sastrawi serta menerbitkan buku Agama Saya Adalah Jurnalisme dan Race, Islam and Power Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia.

WAKTU/LOKASI

Setiap Rabu pukul 19.00-21.00 

Offline: kantor Yayasan Pantau, Jalan Raya Kebayoran Lama 18CD, Lantai IV

Online: Video pembelajaran Yayasan Pantau dan Zoom

Belajar mandiri melalui kelas.pantau.or.id/masukkelas/

Silakan mendaftar setelah pengumuman pada tanggal 29 April 2024

Sesi video pembelajaran, terdiri dari: 

  1. 10 Elemen Jurnalisme
  2. Riset dan persiapan pra-liputan
  3. Teknik Wawancara
  4. Teknik penulisan
  5. Digital Storytelling

Setiap peserta perlu menonton video pembelajaran sebelum kelas berlangsung.

Sesi 1 – 8 Mei 2024 [Andreass Harsono]

Perkenalan dan pembicaraan silabus [Wan Ulfa dan Andreas Harsono]

Video pembelajaran: 10 Elemen Jurnalisme, Teknik Penulisan: Jenis dan Struktur Tulisan

Liputan panjang. Bagaimana Tom Wolfe memulai gerakan ini di Amerika Serikat pada 1960-an dan bagaimana suratkabar-suratkabar Amerika mengambil elemen-elemen genre ini. Apa bedanya dari feature? 

Sesi ini akan mendiskusikan struktur tulisan menurut Martin Cortazzi, dan beberapa struktur lain seperti diamond, hour glass, martini glass, dan kaboob. Kelas juga akan diminta menganalisis struktur tulisan yang dipakai Permata Adinda dalam tulisan berjudul Bagai Sebuah Mimpi Mustahil: Negara Punya PR Melindungi PRT, Lita Anggraini Mengerjakannya”. Analisis yang sama akan dipakai saat memeriksa pekerjaan rumah. 

Bacaan: Bacalah Seandainya Saya Wartawan Tempo karya Goenawan Mohamad dan “Feature: Ibarat Menggoreng Telur Mata Sapi” oleh Andreas Harsono. “Ibarat Kawan Lama Datang Bercerita” oleh Andreas Harsono. Mohon sediakan banyak waktu buat membaca antologi Jurnalisme Sastrawi. Ada sembilan naskah dalam antologi tersebut.

“Hiroshima” dalam majalah The New Yorker edisi 31 Agustus 1946 oleh John Hersey dan Bagai Sebuah Mimpi Mustahil: Negara Punya PR Melindungi PRT, Lita Anggraini Mengerjakannyaoleh Permata Adinda.

Tugas: Kelas akan mengundi. Masing-masing peserta akan menuliskan profil peserta lain. Waktunya panjang agar peserta bisa saling mengenal dan menghasilkan naskah berisi. Pekerjaan rumah akan dibahas di Sesi 5.

Untuk pertemuan berikutnya, tulislah satu deskripsi singkat, bisa tentang peristiwa, tempat, atau orang.  

Sesi 2 – 15 Mei 2024 [Wan Ulfa – online]

Video pembelajaran: Teknik penulisan: Deskripsi dan Alur tulisan

Deskripsi adalah trik penting dalam penulisan. Ia akan membuat argumentasi jadi menarik. Kelas akan diskusi soal deskripsi dengan menggunakan contoh dalam buku Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat, serta contoh lain dari laporan-laporan terbaru. Membahas tugas peserta.

Bacaan: Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat

Pekerjaan rumah: Bikin suatu interview. Pilih orang yang menarik. Ajak dia duduk dan gali suka duka pekerjaannya. Rekam dengan smart phone (video atau audio). Suntinglah rekaman tersebut dan cari momen paling menarik. Maksimal lima menit. Bawa rekaman untuk didengar atau ditonton bersama pada Sesi 4.

Sesi 3 – 22 Mei 2024 [Andreas Harsono]

Video pembelajaran: Teknik Menulis: Perkakas Menulis

Tak ada hukum dalam menulis. Namun menulis punya perkakas, tepatnya 50 buah, belakangan jadi 55, terbagi dalam empat bagian besar. 

Sesi 4 – 29 Mei 2024 [Andreas Harsono]

Video pembelajaran: Teknik Wawancara, Wawancara Anak, Liputan Trauma dan Syarat Sumber Anonim

Selain itu akan ada praktik teknik wawancara dengan melihat teknik-teknik yang dikembangkan oleh International Center for Journalists. Peserta melakukan praktik wawancara di depan kelas.

Bacaan: ”Ten Tips For Better Interview” (www.ijnet.org).

Sesi 5 – 5 Juni 2024  [Wan Ulfa-online]

Video pembelajaran: Teknik Menulis: Penokohan dan sudut pandang

Diskusi soal penokohan dan sudut pandang; bagaimana mengembangkan karakter serta menampilkan cerita dari suatu sudut pandang. Kapan menggunakan kata ”saya” dalam naskah? Membahas tugas profil sesama peserta. 

Bacaan: ”Hoakiao dari Jember” oleh Andreas Harsono, “Buru, Menziarahi Negeri Penghabisan” oleh Amarzan Loebis, dan ”Frank Sinatra Has a Cold” atau terjemahannya “Frank Sinatra Kena Salesma” karya Gay Talese.

Tugas: Membuat outline tulisan dari ide liputan atau tulisan yang sudah diajukan ke Pantau. Bisa pakai outline lama atau merevisinya dengan membuat outline baru. Tugas dibahas pada pertemuan selanjutnya.

Sesi 6 – 12 Juni 2024 [Andreas Harsono]

Video pembelajaran: Riset dan Persiapan Pra-Liputan dan Digital Storytelling

Diskusi menggali, mengembangkan, menajamkan ide laporan serta menemukan fokus dan angle. Membahas outline tugas akhir.

Penutupan.

by:Yayasan Pantau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *