Semua

Lydia melaporkan pemerkosaan yang dialami ketiga anaknya, semuanya masih di bawah 10 tahun. Terduga pelaku adalah mantan suaminya, ayah kandung mereka sendiri, seorang aparatur sipil negara yang punya posisi di kantor pemerintahan daerah.
Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi telah mendaftar Workshop Menulis Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pantau bersama Kedutaan Jerman di Indonesia. Kami menerima 419 formulir yang mendaftar dari sejumlah kota di Indonesia. Keterbatasan kuota menyebabkan kami menyeleksi 75 peserta yang berhak lolos ke tahap selanjutnya. Kriteria yang dipakai oleh tim penilai adalah...
JAKARTA, 31 Januari 2021 — Philip Jacobson, seorang wartawan asal Chicago, Amerika Serikat, yang sudah satu dekade bekerja di Indonesia, mendapat Penghargaan Oktovianus Pogau untuk Keberanian dalam Jurnalisme dari Yayasan Pantau di Jakarta hari ini. “Phil Jacobson berani mengambil keputusan pindah ke Jakarta, belajar bahasa Indonesia, lantas meliput, belakangan menyunting, berbagai berita lingkungan hidup termasuk...
DALAM dua hukum utama soal penghinaan di Indonesia sebenarnya tak dikenal istilah “hoax”. Kitab Undang-undang Hukum Pidana 1918 dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Internet 2008 memakai kata-kata: penghinaan, menyerang kehormatan atau nama baik, kejahatan pencemaran, dan fitnah. Ia dilakukan baik secara tertulis (termasuk gambar) maupun lisan. Hukuman tertinggi tujuh tahun penjara. Namun amandemen KUHP pada...
Tahun ini, kali kedua saya ikut menjadi juri Fetisov Journalism Awards di Jenewa. Ada 126 karya jurnalistik harus saya nilai dalam empat kategori: hak asasi manusia, lingkungan hidup, membongkar korupsi,dan usaha perdamaian. Pesertanya dari seluruh benua: Afrika, Asia, Amerika Latin, sampai Eropa. Hadiah ini dibuat oleh Gleb Fetisov, seorang dermawan dari Rusia. Fetisov semula ekonom...
Yayasan Pantau membuka kelas Jurnalisme Sastrawi XXIV di Jakarta pada 2-12 Juni 2020. Kelas tahunan ini berjalan sejak tahun 2001. Ia dirancang untuk wartawan, aktivis hak asasi manusia dan lingkungan hidup, blogger, maupun profesional lain, yang ingin menulis panjang. Janet Steele dan Andreas Harsono akan mengenalkan genre “New Journalism.” Ia menggabungkan disiplin jurnalisme, riset akademis...
Yael Sinaga dan Widiya Hastuti, dua wartawan muda dari Medan, meraih Penghargaan Oktovianus Pogau untuk keberanian dalam jurnalisme dari Yayasan Pantau. Sinaga dan Hastuti berani lakukan gugatan hukum terhadap rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu, yang memberhentikan semua awak redaksi, thus membredel media mahasiswa Suara USU pada Maret 2019. Mereka kalah di pengadilan tata usaha...
Kembali "Masuk Islam" atau Hengkang Yayasan Pantau Tue, 19 January 2016 Human Rights Watch (HRW) meminta pemerintah Indonesia melindungi minoritas Ahmadiyah dari intimidasi dan ancaman pengusiran dari pemerintah daerah di Pulau Bangka. Baru-baru ini HRW mendapat salinan surat perintah Pemerintah Daerah Bangka pada warga Ahmadiyah untuk kembali ke ajaran Islam Sunni atau angkat kaki dari...
Beratnya Meliput Minoritas Imam Shofwan Tue, 16 September 2014 Apa yang mesti dilakukan wartawan ketika meliput minoritas?Ketika pasal-pasal, fatwa-fatwa, tokoh-tokoh pemerintah dan keamanan, para ulama mendukung diskriminasi terhadap minoritas. Dari "Bentrok" hingga "Sakit Jiwa" Haluan Padang memuat artikel berjudul Seminggu Ditahan, Aleksander Aan Minta diSyahadatkan, Januari lalu. Meidella Syahni, penulis artikel ini, membuat judul dari...
TNI/Polri Bertindak Brutal! Oktovianus Pogau Tue, 16 September 2014 Mereka mengeluarkan tembakan secara bertubi-tubi ke udara, termasuk ke arah peserta kongres. Bertindak secara brutal dan ganas tanpa sedikitpun kompromi. Rabu 19 Oktober 2011, sekitar puluk setengah empat WIT, sekitar 3.100 aparat gabungan dari TNI dan Polri bersenjata lengkap membubarkan secara paksa Kongres Rakyat Papua (KRP)...