Ketahui lebih banyak tentang merchandise yang disediakan oleh Yayasan Pantau.
Tentang Pantau
Yayasan Pantau adalah badan hukum di Jakarta, berdiri pada 2003. Ia bergerak di bidang jurnalisme. Tujuannya, meningkatkan mutu jurnalisme di Indonesia. Kegiatan termasuk riset, pelatihan mapun penerbitan.
Siaran Pers
Christ Belseran di Sungai Nua, di negeri Saunulu, Kecamatan Tehoru, Pulau Seram. Belseran bukan saja sering meliput masyarakat adat maupun hutan dan laut mereka tapi juga punya ketrampilan hidup di alam bebas. (Februari 2025) JAKARTA (31 Januari 2026) – Christ Jacob Belseran, kontributor Mongabay Indonesia dan redaktur juga pendiri Titastory, yang sering masuk hutan untuk...
Podcast
Pantau
dalam angka!
Menjalin
kerja sama di
kerja sama di
provinsi
Mengadakan
lebih dari
lebih dari
pelatihan
Menerbitkan
lebih dari
lebih dari
tulisan
Memiliki
lebih dari
lebih dari
alumni
Oktavianus Pogau Award
Keberanian dalam jurnalisme serta keberpihakan pada orang yang dilanggar hak mereka membuat Yayasan Pantau menilai Oktovianus Pogau sebagai model bagi wartawan Indonesia yang berani dalam meliput pelanggaran hak asasi manusia dalam berbagai aspek.
Testimoni
Ikut kursus narasi Pantau, bukan hanya akan membuat kita lebih punya pengetahuan mengenai tehnik menulis yang lebih asyik. Kita juga akan lebih berani serta percaya diri dalam menulis.
Tunggal Prawesti ( Alumnis Kelas Narasi angkatan IX tahun 2010, Program Development Manager OPEN Hivos Asia Tenggara )
Para mentor Pantau tak hanya mendampingi selama sesi. Tapi juga bertahun-tahun sesudahnya. Saya sudah mengalami itu sejak 2011, sampai sekarang. Ya, sampai sekarang!
F Pascaries ( Alumnus Kelas Narasi angkatan XI tahun 2011. Sekarang jadi buruh tulis dan terjemahan, tinggal di Jakarta. )
Kursus Narasi Pantau adalah ruang perjumpaan berkualitas dari para penulis atau jurnalis yang ingin menambah bernas kualitas karyanya.
— Leila Mona Ganiem ( Doktor Ilmu Komunikasi UI, Komisioner KKI, Dosen Magister Komunikasi, Waketum ISKI, Penulis )
Saya sukar untuk tidak berterima kasih pada Pantau dan orang-orangnya yang bernyali membawa Jurnalisme Sastrawi ke Indonesia. Lewat majalah, meski hanya beberapa tahun, Pantau membuka dunia baru bagi wartawan pemula, termasuk saya kala itu, untuk 'lompat tangga' dan menyusul jejak wartawan luar yang lebih dulu bersentuhan dengan narasi yang dalam dan penceritaan yang memikat. Lebih dari itu, sebenarnya, dengan aneka pelatihan penulisan yang berlangsung hingga hari ini, Pantau menegaskan kembali pentingnya terus belajar dan mengasah keilmuwan dalam dunia jurnalisme.
Alfian Hamzah ( wartawan INDOPRESS.ID )
Mengikuti kursus narasi Yayasan Pantau membuat saya mampu membangun struktur berpikir yang runtut dalam menulis serta mengkritisi sebuah hal dari beragam sudut pandang.
Farchan Noor Rachman ( Travel Blogger )
Banyak hal-hal baru tentang jurnalisme yang saya dapatkan ketika belajar di kelas Pantau. Dan kalimat yang saya amalkan hingga saat ini adalah, “Menulis itu butuh tahu dan berani!”.
Christopel Paino ( Jurnalis Mongabay Indonesia )
Fitri Wahyuningsih, Bontang Nyaris dua dekade ini umat Buddha di Kota Bontang, Kalimatan Timur, berjuang ...
Fitri Wahyuningsih, Bontang Nyaris dua dekade umat Buddha Bontang mendirikan vihara. Namun setiap upaya tersebut...
Martha Hebi, Project Multatuli30 November 2021 “Saya baru keluar dari penjara. Dipenjara enam bulan.” Kalimat...
Dengking anjing memecah keheningan di satu subuh buta. Hampir seluruh kampung masih terlelap, namun Laurensus...
Jauh sebelum tren wisata halal, banyak anjing telah dibantai di beberapa daerah lantaran dianggap sebagai...
PAGI itu, asrama Transito cukup ramai. Di samping warung kecil berdinding tripleks, tak jauh dari...
Program
KURSUS ini diadakan sejak 2004. Ia dirancang buat aktivis, blogger, wartawan, aktivis maupun profesional lain,...
KURSUS ini diadakan sejak 2004. Ia dirancang buat aktivis, blogger, wartawan, aktivis maupun profesional lain,...
KURSUS ini diadakan sejak 2004. Ia dirancang buat aktivis, blogger, wartawan, aktivis maupun profesional lain,...
Sejak 2001, Janet Steele dan Andreas Harsono, mengampu sebuah kelas di Yayasan Pantau soal bagaimana...
Kami memerlukan kamu untuk meningkatkan mutu jurnalisme di Indonesia. Jurnalisme yang baik bisa menjaga demokrasi...
Sejak 2001, Janet Steele dan Andreas Harsono, mengampu sebuah kelas di Yayasan Pantau soal menulis...











