Ketahui lebih banyak tentang riset yang diadakan oleh Yayasan Pantau.

Ketahui lebih banyak tentang kursus yang diadakan oleh Yayasan Pantau.

Ketahui lebih banyak tentang penerbitan buku yang diadakan oleh Yayasan Pantau.

Ketahui lebih banyak tentang seminar yang diadakan oleh Yayasan Pantau.

Tentang Pantau

Yayasan Pantau adalah sebuah lembaga yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme di Indonesia melalui program pelatihan wartawan, konsultan media, riset, penerbitan, serta diskusi terbatas.

Siaran Pers

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas consequat ante sed tortor tincidunt cursus. Etiam libero mi, dictum vel diam non, porttitor aliquam dui.

slider_dummy_4

Pantau
dalam angka!

Menjalin
kerja sama di
wilayah
Mengadakan
pelatihan
kali
Menerbitkan
lebih dari
tulisan
Memiliki
lebih dari
alumni
20181017_211448_scale_down

Dukung Pantau dengan donasi.

Dukung kami dengan donasi demi kelancaran program kerja Pantau.

Testimoni

Banyak hal-hal baru tentang jurnalisme yang saya dapatkan ketika belajar di kelas Pantau. Dan kalimat yang saya amalkan hingga saat ini adalah, “Menulis itu butuh tahu dan berani!”.

Christopel Paino ( Jurnalis Mongabay Indonesia )

Mengikuti kursus narasi Yayasan Pantau membuat saya mampu membangun struktur berpikir yang runtut dalam menulis serta mengkritisi sebuah hal dari beragam sudut pandang.

Farchan Noor Rachman ( Travel Blogger )

Saya sukar untuk tidak berterima kasih pada Pantau dan orang-orangnya yang bernyali membawa Jurnalisme Sastrawi ke Indonesia. Lewat majalah, meski hanya beberapa tahun, Pantau membuka dunia baru bagi wartawan pemula, termasuk saya kala itu, untuk 'lompat tangga' dan menyusul jejak wartawan luar yang lebih dulu bersentuhan dengan narasi yang dalam dan penceritaan yang memikat. Lebih dari itu, sebenarnya, dengan aneka pelatihan penulisan yang berlangsung hingga hari ini, Pantau menegaskan kembali pentingnya terus belajar dan mengasah keilmuwan dalam dunia jurnalisme.

Alfian Hamzah ( wartawan INDOPRESS.ID )

Ikut kursus narasi Pantau, bukan hanya akan membuat kita lebih punya pengetahuan mengenai tehnik menulis yang lebih asyik. Kita juga akan lebih berani serta percaya diri dalam menulis.

Tunggal Prawesti ( Alumnis Kelas Narasi angkatan IX tahun 2010, Program Development Manager OPEN Hivos Asia Tenggara )

Para mentor Pantau tak hanya mendampingi selama sesi. Tapi juga bertahun-tahun sesudahnya. Saya sudah mengalami itu sejak 2011, sampai sekarang. Ya, sampai sekarang!

F Pascaries ( Alumnus Kelas Narasi angkatan XI tahun 2011. Sekarang jadi buruh tulis dan terjemahan, tinggal di Jakarta. )

Kursus Narasi Pantau adalah ruang perjumpaan berkualitas dari para penulis atau jurnalis yang ingin menambah bernas kualitas karyanya.

Leila Mona Ganiem ( Doktor Ilmu Komunikasi UI, Komisioner KKI, Dosen Magister Komunikasi, Waketum ISKI, Penulis )

Mitra Kami

dummy-logo-001
dummy-logo-002
dummy-logo-003
dummy-logo-004
dummy-logo-006
dummy-logo-005
dummy-logo-007
dummy-logo-008
Palangkaraya– Yayasan Pantau bersama Kedutaan Amerika Serikat, dan Universitas George Washington memilih Palangkaraya di Kalimantan...
Tomohon –  Sebanyak 15 peserta dari sejumlah daerah di Indonesia timur mengikuti kelas Narrative Journalism...
Semarang – Setelah melawat ke Kupang pada awal Oktober lalu, “Narrative Journalism Tour”-kerja sama  Yayasan...
Kupang – Pertama kali sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, Yayasan Pantau, sebuah organisasi Jakarta, yang...
Sejak 2001, Yayasan Pantau membuka kelas untuk menulis panjang, mengikuti gerakan Tom Wolfe yang menggabungkan...
Sejak 2001, Yayasan Pantau membuka kelas untuk menulis panjang, mengikuti gerakan Tom Wolfe yang menggabungkan...